WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan larangan berpergian atau travel warning, bagi warganya ke Malaysia.
Larangan ini menyusul adanya indikasi kelompok teroris melakukan penyerangan di Sabah, Malaysia. Peringatan ini dipublikasikan di situs kedutaan Amerika untuk Malaysia, seperti dikutip Reuters, Jumat (15/1/2009).
Daerah yang diimbau untuk dijauhi adalah wilayah Sabah bagian timur. Diindikasikan Abu Sayyaf Group tengah mengintai wilayah tersebut.
Sementara pada situs Kedutaan Amerika untuk Malaysia tertulis, unsur-unsur kriminal bertanggung jawab atas penculikan dan pembajakan terhadap orang asing. Saat ini yang menjadi perhatian adalah resort (dan transportasi ke dan dari) berlokasi di daerah terpencil timur Sabah, termasuk Semporna dan Pulau Sipadan dan Pulau Mabul.
"Harap menghindari dan berhati-hati di daerah-daerah atau lokasi tersebut," pungkas pernyataan tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Malaysia meningkatkan pengamanan di wilayah rawan itu.(rhs)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tips Mengamankan Akun WiFi Rumah dari Pencurian Bandwidth
Tips Mengamankan Akun WiFi Rumah dari Pencurian Bandwidth Pernahkah Anda merasa koneksi internet WiFi di rumah mendadak jadi sangat lambat...
-
MAU tahu syarat apa yang ada dalam revisi UU No: 32/2004 tentangan Pencalonan Kepala Daerah yang bakal mengganjal artis seksi Julia Perez d...
-
Love at the first sight...... Cinta pada pandangan pertama memang bukan basa-basi. Karena menurut survey yang dilakukan oleh situs kencan di...
-
Jakarta – Dedemit maya yang mengaku dari Indonesia kembali meluncurkan serangan pada situs internet milik warga Malaysia. Kali ini sasarann...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar